7 September 2014

~ becAk…~

Posted in harumhutan tagged , pada 12:24 oleh harumhutan

becak

Masih hapal dengan lagu :

saya mau tamasya
berkeliling keliling kota
hendak melihat-lihat keramaian yang ada
saya panggilkan becak
kereta tak berkuda
becak, becak, tolong bawa saya

saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
melihat dengan aksi
ke kanan dan ke kiri
lihat becakku lari
bagai takkan berhenti
becak, becak, jalan hati-hati

maka saat tiba distasiun yang saya cari adalah tukang becak,rindu sekali menggunakan transportasi bertenaga manusia ini,biasanya saya mencari bapak yang sudah sepuh,ga manusiawi ya? iya sih tapi demi kebaikan kan bapaknya juga emang bekerja sebagai tukang becak,kalo mogok ya dorong bareng aja, pernah sih saya tawarin saya aja yang bawa, bapaknya ga boleh ..

Becak sudah punah dijakarta, tapi disebagian tempat masih ada,yogyakarta,cirebon,purwokerto,itu tempat tempat yang saya ketahui masih ada kendaraan tersebut. Tak berpolusi meski sedikit lelet dan sedikit mahal jika dibandingkan naik angkot tapi tetap menjadi kendaraan favorite kami saat bersantai,sambil liat kanan kiri,kedepan kebelakang,kalo kalo tukang becaknya capek hehe..

Saat harga bbm naik,apa tarif becak ikut naik?entahlah tapi jikapun naik tak masalah,meski becak tak berbahan bakar bensin,tapi tukang becaknya kan perlu makan perlu tenaga untuk mengayuhnya,jadi sebanding saja dengan biaya makannya, kasiahan juga sekarang ini sepi pelanggan,bersaing dengan taxi,angkot dan ojek, sementara anak istri menunggu dirumah, belum ada yang naik mba,kata si bapak.. itu sebabnya kami memilih becak .

Jadi kapan trakhir kalian naik becak? sudah jarang ya sekarang…

7 Komentar »

  1. duniaely said,

    hafal donk lagunya
    >>mareee bernyanyiiii..*BECAK BECAK COBA BAWA SAYAH..
    terakhir ke tanah air motret banyak becak nih
    >masih ada ya di kampung kak ely 🙂

  2. chris13jkt said,

    Betul, di Jakarta sudah punah meskipun di sudut-sudut Jakarta kadang masih ada juga. Di dekat rumah kadang-kadang masih suka aku lihat koq Wiend.
    >>bentar..bentar rumah om crish daerah mana ya?kok masih ada becak? ga kena razia itu?*jadi inget razia becak dulu diangkut dibuang kelaut,abang becaknya sedih,sadis..:(
    Di beberapa daerah, mulai ditemukan becak yang dilengkapi motor. Terakhir aku mampir di Tegal sudah ada beberapa yang bermotor itu.
    >>bentor om namanya, ada di purwokerto juga, belon pernah nyobain sih..sensasinya mesin juga 🙂

  3. capung2 said,

    Di Bogor kalo diperhatikan, banyak para abang becaknya yang udah sepuh, coba aja sekali-sekali tengok didaerah pasar Anyar, atau pasar Kebon Kembang.. 😀
    >>eh iyah gituh? ga pernah maen kesana euy 😀
    Sya klo kebetulan abang becaknya udah sepuh, suka gag plong gitu dibawanya.. 😀
    >> kasian ya mas,ga tega?tegain aja itung itung nolong dia 😀

  4. Andriyatna said,

    Dicirebon masih banyak kendaraan becak.
    >> iya dicirebon masih ada, suka naek juga kalo ke rumah sodara 🙂
    bisa bikin sesak jalan malah…
    >> yah ga juga lah,jalankan dari dulu sgitu aja,yang nambah itu motor ama mobilnya yang ga mau ngalah 😀

  5. kendaraan yang sudah jarang ada,, sekalinya ada bentuknya berubah

  6. prih said,

    Di depan kebun juragan tempat mangkal becak Jeng. Usai nyangkul kadang saya mbecak eh naik becak seraya ngobrol dengan pengayuhnya. Kondur Ibu, dalem dherekaken…..pulang ya Bu, mari saya antar demikian sapanya ramah.
    Ayoo naik becak di Sal3.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: