14 April 2011

~ ketika tidak menyukai sebuah pekerjaan..~

Posted in Pojok Kamies Pahing pada 05:25 oleh harumhutan

Ayo ngobrol tentang karier. Maklum, diriku bukan owner suatu perusahaan tetapi masih saja menjadi seorang karyawan. Entahlah, beberapa hari ini diriku merasa tidak menyukai pekerjaanku. Apa karena pekerjaanku ini tidak sesuai dengan harapan saat kuliah dulu?

Hmm… jika semua orang setelah lulus dari sekolah atau kuliahnya mendapatkan pekerjaan yang pas dengan harapan dan cita-citanya. Wah, pasti akan semakin indah hidupnya. Sayangnya, hal ideal seperti itu jarang terjadi. Tetapi karena kehidupan selalu berputar, hari ini kita anggap ideal sementara di belakang hari jauh dari yang diharapkan.

Kawan, kenyataan yang dapat dijumpai di sekitar kita betapa banyak lulusan teknik bekerja di bidang finance, atau lulusan pertanian jadi agen asuransi dan banyak lagi. Kalau kalian, bagaimana kawan?

Pernah, diriku mengeluhkan hal itu kepada si Bijak – begitu kami memanggil namanya. Ya, diriku lulusan botani tetapi sekarang menekuni pekerjaan yang berhubungan dengan customer service. Jauh banget? Si Bijak memberi saran seperti ini: apapun alasanmu, yang jelas itulah kenyataan yang kamu hadapi saat ini. Jauh lebih baik berhentilah mengeluh dan mulai belajar menyadari bahwa dirimu tidak bisa terus-menerus membuang waktu percuma dengan menyesali apa yang telah terjadi. Karena pada kenyataannya, jumlah keluhanmu tidak bisa dihitung lagi, ada nggak keberanianmu untuk berhenti dan mencari pekerjaan lain yang sesuai keinginan? Sudahlah, itulah rejekimu saat ini.

Lalu, si Bijak memberikan tips seperti ini:

  1. Berusaha melihat dan menyadari kalau pekerjaan itu bukan semata-mata perkara hasil. Lebih pada prosesnya. [Hey, teori ini seperti yang aku dapatkan pada suatu sesi pelatihan]. Jadi, rasakan dan nikmati saja proses itu, karena dari sana kamu akan banyak belajar.
  2. Apa yang kamu lakukan saat ini, jangan dilihat dalam dimensi kini, tetapi masa yang lebih panjang. Kamu harus punya keyakinan kalau yang kamu kerjakan saat ini akan memberikan kontribusi masa depanmu.Tidak percaya? Bertanyalah kepada orang-orang di sekitarmu.
  3. Mampu melakukan hal-hal yang tidak disukai dapat menjadi faktor pendorong kesuksesan. Syaratnya, kamu harus bersikaplah professional dan selalu konsisten dengan kinerja yang bagus. Bisa nggak prestasi kamu lebih menonjol di antara teman-teman sekantor? Nah, di sini bisa memicu kamu mencintai pekerjaanmu saat ini.
  4. Selanjutnya, bergaulah dengan seluas-luasnya dalam lingkungan kerjamu. Lagi-lagi, nikmatilah hubungan/interaksi dengan orang lain. Kamu bisa belajar dari teman lain bagaimana ia menyelesaikan suatu masalah.
  5. Ini yang paling klise, tetapi selalu dinasihatkan kepada semua orang: berpikirlah positif. Begini maksudnya, saat ini situasi menekan kamu bukan? Bisa nggak itu semua dijadikan peluang? Susah, ya? Di sinilah tantangannya. Wong ingin maju, tentu saja, banyak tantangan yang harus dihadapi dong.

Bagaimana, kawan?

22 Komentar »

  1. alamendah said,

    (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    untungnya selama ini saya selalu bisa menikmati pekerjaan yang saya lakukan. Kalau toh terjadi, tips ini siap untuk dilaksanakan

    • ilyasafsoh.com said,

      Aku hanya main-main di kantor

  2. tips mencintai pekerjaan yg komplit sangat dr si bijak ,Wi3nd cay🙂
    (peluk rindu)
    salam

  3. mamah Aline said,

    poin pertama pernah dinasehatkan seseorang pada mamah, benar sekali kalo sola kerja bukan semata perkara hasil tapi proses melaluinya ya

  4. […] ~ ketika tidak menyukai sebuah pekerjaan..~ 3 hari yang […]

  5. Pakde Cholik said,

    Memang dalam pembinaan personil dikatakan ” the right man on the right place “, namun di Indonesia prinsip binpers seperti kadang tidak dipakai karena kebutuhan organisasi.

    Contoh :
    1. Famili saya seorang Sarjana Kehutanan bekerja di Bank, anak sahabat saya Sarjana Psychology juga kerja di bank.
    2. Ada lagi Insinyur malah jadi anggota Polisi Militer di bagian anggaran.
    3. drg. Fadli malah jadi artis kan nduk.

    Apa yang dikatakan si bijak itu ada benarnya.
    Walau kurang sreg di hati tetapi ya begitulah yang ada sekarang, jadi ya kerjakan dengan sebaik-baiknya apa yang ada di depan dengan niat untuk ibadah agar barokah dan kita tetap on the right track.
    Sekarang jadi customer service siapa tahu kelak cah ayu menjadi Direktur disitu. Tak doakan !!

    Salam hangat dari Surabaya

  6. wow
    emang tips tersebut keren abiez dik buat dipraktekan😀

  7. Irawan said,

    Wah saya setuju dengan si bijak, segala sesuatunya memang belum tentu sesuai dengan keinginan kita, tapi dinikmati saja dan hal yang tidak sesuai dengan keinginan tersebut adalah sebuah proses untuk menuju impian besar.

  8. Fadholi said,

    Mantap artikelnya… poin 4 adalah yang paling gampang untuk dipraktekkan namun tetap paling sulit didapatkan hasilnya karena tetap saja berpulang pada kepribadian masing2.
    Semua orang pasti maunya punya banyak dan pergaulan yang luas. Tapi jadi kendala sendiri kalau ternyata sifat yang bersangkutan sudah dari “sononya” adalah tipe pendiam😀

    Salam kenal.
    Mampir juga ke http://waperindo.com

  9. Putri said,

    Bener, mbak..
    dan sepakat juga ama poin2 di atas…

    Semoga kita belajar mensyukuri nikmat yang diberikan…. tetap bersemangat…
    dan
    Jika kita memang ingin mengambil langkah ekstrem untuk kemudian membuat sesuatu yg baru (yg sesuai dengan keinginan hati kita…) Semoga kita diberikan keberanian dan komitmen dg keputusan yg diambil…

    SemangAt !!

    *Apa kabar, mbak wiend ?

  10. Asop said,

    Saya memang belum kerja sih…
    Tapi, saya nanti akan mencoba untuk mencintai apa yang saya kerjakan, dan mencoba mengerjakan apa yang saya cintai.🙂

  11. pri crimbun said,

    sebenarnya klo bicara puas dan ideal… hampir gak ada wiend, kebetulan ane lulusan peternakan dan kebetulan kerjanya juga di bidang peternakan, sehari-hari selalu bergelut dengan sapi, kambing, domba dan para peterna. tapi tetep aja… klo dah liat kerjaan tetangga di depkeu.. rasanya enakan di depkeu deh…. hahhaah bisa jadi gayus klo di sana😀

    wealah koment kok ngelantur😀

  12. puskeswa said,

    asik ceritanya nih….:D

  13. A menyapamu di pagi ini🙂

  14. orange float said,

    belajau untuk mencintai pekerjaan dan berdamai dengan impian

  15. saya bekerja…tp terkadang hati saya ingin di rumah mbak,,,tp hati ini masih belum yakin melepas pekerjaan ini,,,
    terkadang kita tak tahu,,,dan begitu kuatir malah menjadi orang yang kurang bersyukur karena melepas nikmat bekerja…
    jadi ya jalani saja yang ada sekarang dg sebaik2nya…itu yg lebih baik dilakukan..tks shringnya wiend…

  16. anny said,

    Awalnya saya tidak punya minat sama bidang akuntansi, Wiend karena ortu hanya mampu menguliahkan saya di jur akuntansi maka saya pun berusaha lulus dari diploma akuntansi, dan saya selama sebelas tahun terakhir ini selalu kerja jd akunting di perusahaan manapun, dan saya Percaya sama poin diatas YG NO 2 itu, Apa yang kamu lakukan saat ini, jangan dilihat dalam dimensi kini, tetapi masa yang lebih panjang. Kamu harus punya keyakinan kalau yang kamu kerjakan saat ini akan memberikan kontribusi masa depanmu.Tidak percaya? Bertanyalah kepada orang-orang di sekitarmu.
    ITU ADALAH BENAR😀
    Thanks share nya Wiend🙂

  17. harumhutan said,

    DTdBs, tahukah anda, bahwa saya sendiri bekerja tidak pada bidangnya,sangad jauh.
    awalnya tidak menyukai,hingga akhirnya mulai terbiasa dan mulai mendalami setiap prosesnya, hingga akhirnya selalu mendapat reward karna hasil kerja saya dinilai bagus..

    saat ini saya hanya bersyukur bahwa saya sudah tidak merepotkan orang tua ,dan bisa bekerja,di luar sana masih banyak orang yang belum beruntung [ dalam arti masih banyak yang menganggur ] itu yang membuat saya bertahan.

    dan semua point yang anda paparkan adalah benar adanya.** jempol untuk anda..

    trimakasih untuk share ini

    **tadinya mau komen pertamax ech keduluan mas alam,jadilah penutup😀

    • DTdBS said,

      kenyataan yang ada mmg banyak org yang berkarya di luar bidang yg dipelajarinya di pendidikan formal, dan sebagian besar mereka menjadi orang sukses🙂

  18. Remaja Helda said,

    Yang semangat yah, Wiend. Waaa.. Ada banyak di luar sana yang mungkin ga dapet kerja lagi.😦 So, disyukuri ajah, lama-lama pasti terbiasa atau anggeplah sebagai batu loncatan.

  19. tips yang bagus… makasih wind…

  20. tips-tips nya bagus sekali.
    tapi susah juga kalau itu bertentangan dengan hati dan idealisme, karena dua hal itulah yang sebenarnya merupakan faktor penting dalam senangnya kita pada suatu pekerjaan🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: