4 Agustus 2010

~ nYaDraN ~

Posted in umum tagged , , , , pada 02:50 oleh harumhutan

DaLam hitungan hari,umaT isLam akan menyambut bulan yang penuh berkah dan magfirah,buLan RamaDhan,dan ada satu tradisi yang tak pernah dilewatkan setiap ramadhan datang.

nYadran,ruwahan,unggahan,ziarah entah apalagi istilahnya,entah siapa yang memulai tradisi ini,setiap menjelang ramadhan beberapa masyarakat melakukan tradisi ini.nyadran ato berziarah kemakam sanak  saudara yang telah meninggal sepertinya merupakan kewajiban bagi anggota keluarga yang ditinggalkan,seperti yang terlihat belakangan ini.

sudah dipastikan yang meraup berkah adalah para tukang kembang,dan ahli kubur,mereka mendapat rejeki dari para penyadran,dan pastinya kuburanpun makin ramai,alhamdulilah.Aku melihatnya disepanjang jalan yang melewati ruas ruas pekuburan,berjajar rapi para tukang kembang,dengan tumpukan bunga mawar,melati ,botol botol [ini isinya apa ya?]

Semua rangkaian acara ruwahan ini bertolak dari keimanan pada Tuhan agar mereka yang tengah hidup di dunia mengingat akan asal-usulnya (sangkan paraning dumadi) dan mengingat leluhur yang melahirkan kita. Mengingat arwah leluhur dan merenungi kehidupan manusia yang sementara (fana), seraya berdoa untuk mereka yang telah mendahului merupakan inti dari tradisi nyadran (ziarah kubur) di bulan Ruwah. Ini adalah pengejawahtahan dari hadis yang mengatakan bahwa satu dari amal yang tidak putus ketika orang telah meninggal adalah doa anak yang saleh.

Jujur aku sendiri dan keluarga tidak pernah melakukan ritual nyadran dan ruwahan,kami hanya berdoa dirumah untuk eyang putri dan eyang kakung,serta saudara saudara yang telah tiada. Lalu bagaimana dengan sahabat hutaners? bagi yang melakukan nyadran ato ziarah kubur ingat adab dalam ziarah,jangan duduk sembarangan di makam orang,bagaimanapun kita harus menghormati mereka yang suda tiada.

Selamat menYadran [aneh bener bahasana ] aku hanya kirim doa dari hutan🙂

**dari berbagai sumber**

78 Komentar »

  1. nakjaDimande said,

    Selamat pagi peri hutan tersayang.

    di kampung Bundo makam keluarga dibersihkan secara gotong royong hari minggu kmrn, tapi Bundo justru belum ke makam Papa karena letaknya terpisah di kampung lain.

    • nDa said,

      samapun seperti Kk, karena kluarga besar ada di jateng jadi tak melakukan tradisi nyadran, melainkan hanya berdoa dari rumah saja.
      baru kemudian 1 ato 2 hari mendekati lebaran, kami melakukan Ziarah kubur.

    • harumhutan said,

      @ bundo nakja:

      titip doa ajah wat papanya bundo🙂

      @ nDa :
      tak apa,yang penting masih bisa berdoa dan kirim doa🙂

  2. hairulef said,

    wah jadi inget ayah…. lama tak berkunjung ke rumah masa depan ayah…
    insya allah menjelang idul fitri, karena menjelang lebaran gak bisa pulkam….

    http://hairulef.wordpress.com/2008/05/30/teka-teki-%E2%80%9Cdrama-5-hari%E2%80%9D-kehidupan/

    • jabon said,

      mang masih dimana BOSS??

    • harumhutan said,

      kirim doa ajah dari jauhpun sampai kok🙂

      • hairulef said,

        “insya allah menjelang idul fitri, karena menjelang lebaran gak bisa pulkam….”
        Salah posting nech…. Maksudnya “menjelang ramadhan”…
        Yach… Begini nasib seorang pekerja swasta di rantau (tangerang). PulKamnya, cuma bisa menjelang idul fitri doang….
        ****sedihnya****

  3. nDuk said,

    Kalo datang Ramadhan semua kuburan bakal kinclong😀

    • nDuk said,

      Gak semua kuburan dink😀

      • harumhutan said,

        waaa..pake mama Lemon yaaa:mrgreen:

  4. Hari Mulya said,

    Hhmmm…

    • harumhutan said,

      emmm..

  5. Hari Mulya said,

    tahun ini aku ga bisa nyekar😦

    • harumhutan said,

      tak apa,doa tetap sajah dikirim🙂

  6. genial said,

    wahh…. saiia gag ada ritual satu itu sejak dulu😦
    agak kacau sii emang😦 duhhh…

    • harumhutan said,

      gak juga gen..

      aku juga gak pernah ngelakuin ritual itu,yang penting tetap kirim doa🙂

  7. kawanlama95 said,

    setiap memasuki bulan romadhon selalu perkuburan banyak didatangi. tapi kalo aku tidak saja di bulan romadhon , kapanpun bisa selain dekat. Rumah aku tidak mengkhususkan hanya dibulan romadhon

    • harumhutan said,

      baguslah bang🙂

  8. Den Hanafi said,

    kalau saya biasanya pas lebaran. dateng ke makam leluhur, untuk mendoakan dan membersihkan makamnya.

    • harumhutan said,

      rame yaaa..🙂

  9. achoey said,

    Ziarah kubur makam kakek biasanya aku pas lebaran karena mudik. Selebihnya dia dari jauh🙂

    Sahabatku, salam ta’zim utkmu

    • harumhutan said,

      sekalian yah A🙂

      trimakasih

  10. فطر said,

    Aku sih nggak pernah ikut ziarah.

    • harumhutan said,

      ndak papa🙂

      makasi yah da singgah🙂

  11. Ayam Cinta said,

    ziarah kubur biasanya dilakukan para lelaki, untuk membersihkan makam dan membacakan do’a. Tentu saja do’a dirumah tetap dilakukan.

    Biasanya ketika ke makam, momen itu digunakan untuk mengingat kembali silsilah dan mengenalkan saudara. Misal : Ini makan kakek, sebelahnya itu saudaranya kakek, anak2nya yang masih idup itu si A, B, C, dll.

    • harumhutan said,

      iyah yah betul yam

      pengingat silsilah juga🙂

  12. Ifan Jayadi said,

    Benar banget. Ini tradisi yang sepertinya akan terus ada menjelang awal dan akhir ramadhan. Mungkin mengingatkan kita agar selalu ingat akan kematian. Kematian kan tak kenal waktu dan tempat. Dimana malaikat maut akan menjemput, disitu kita harus bersiap diri menghadapinya

    • harumhutan said,

      dan semoga saat maut menjemput tetap khusnuL khotimah,amin

  13. uni said,

    ziarah kubur memang mampu mengikis rasa sombong di hati ^_^, uni juga hanya kirim do’a aja, soalnya terpisah jarak sama makamnya mbah-mbah uni ^_^

    • harumhutan said,

      doa pasti tersampaikan dmanapun kita berada

      yahkan uni🙂

  14. orange float said,

    orang-orang akan lebih banyak ziarah ketika akan memasuki bulan ramadhan dan ketika ramdhan akan berakhir. ziarah akan mengingatkan kita bahwa kelak suatu hari kita akan seperti mereka

    • harumhutan said,

      one day we all will be die..🙂

  15. zee said,

    Saya terakhir kali ziarah sih beberapa tahun yang lalu, waktu masih di Medan, ya ziarah ke kubur opung. Tp sejak ke Jakarta, gak pernah lagi sih…

    • harumhutan said,

      jauh yah sist jaraknya🙂

      *pas pulkam baru sekalian he he*

  16. masndol said,

    di kampung saya jg ad tradisi nyadran biasanya minggu ke2 stelah nisfu sya’ban

    • harumhutan said,

      owh,minggu kedua setelah nisfu ya..
      beda beda yah🙂

  17. ciput said,

    itu salah satu upaya, ada 3 amalan yang tidak terputus, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh. Garis besarnya mendoakan namun sebagian orang salah kaprah dengan minta didoakan

    • harumhutan said,

      jiaah..
      mana bisa yang suda tiada mendoakan yang masih ada😀

      ada ada ajah ya mreka

  18. yusrond said,

    wahh.. nyadran . kalo sini nyekar mbak wind . hihi
    saya nyekar tanggal 8 . –nyekar kok dijadwal–🙂

    • harumhutan said,

      banyak yah nama lainnya,nyekar🙂

      berarti minggu besok yah nyekarnya?
      met nyekar yaa..🙂

  19. hellgalicious said,

    menjelang puasa kali ini saya blom bisa ziarah ke kubur
    huhuhu

    • harumhutan said,

      tak apa hellga..
      kirim doa jah🙂

  20. jejak annas said,

    All of ur mistakes has been deleted from my database. Please restart urself for the changes to takes effect. Happy Ramadhan.. Minal Aidin Walfaidzin.. -http://bakudara.com/-

    • harumhutan said,

      trimakasiii

      happy fasting too🙂

      and tengkyu for your visiting here🙂

  21. jabon said,

    di daerah saya ada acara nyadran..

    • harumhutan said,

      dirimu ikutan bon?

      *btw susah amat yah komeng diblog dirimu??

  22. melly said,

    aku gk bisa nyadran tahun ini😦

    • harumhutan said,

      ndak papa mel,yang penting doanya🙂

  23. nh18 said,

    Selamat Menyambut Ramadhan wi3nd …
    mari kita sambut dengan gembira

    salam saya Wi3nd …

    • harumhutan said,

      yiuks maree ooom🙂

      salam saya[ng] om🙂

  24. HTML1155 said,

    Mohon maaf lahir batin yah,biar puasa ane afdol niy…

    • harumhutan said,

      sama sama🙂

      makasi da singgah yaa

  25. Aming said,

    Izin berkunjung memohon maaf,mau puasa niy

    • harumhutan said,

      silahkan🙂
      dimaafkan
      met puasa juga🙂

  26. wawoetz said,

    🙂 kalau dalam hadist ada yang menyebutkan lebih baik wanita jika tidak kuat menahan emosi duka citanya tidak perlu berziarah karena hukumnya haram ya katanya? ..:) tell me if i was wrong🙂

    • harumhutan said,

      karna air mata yang jatuh dimakam itu dan kesedihan yang dibawanya akan memberatkan yang telah tiada [mayat maksudnya ] .

      makasi yah da singgah

  27. marsudiyanto said,

    Yang terjangkau secara jarak, saya sudah melakukan kegiatan nyadran.
    Tapi yang jauh2 ya tidak.
    Kalau ruwahan / unggahan yang bentuk ritual selamatan juga sudah. Yg ini pakai acara makan2…

    • harumhutan said,

      ada acara makan makannya juga yah?

      waaaa… he he

  28. pu3 said,

    saya biasanya ziarah kubur ketika idul fitri, membersihkan kubur dan menyirami dengan air bunga serta menaburi dengan bunga2,,,
    berpositiv karena ini adalah berkah bagi warga sekitar…banyak2 menjemput rizki,,,dzikrul maut bagi peziarah…^^

    • pu3 said,

      kepada seluruh warga hutan saya mengucapkan selamat menyambut hari-hari nan berkah…bulan ibadah…bulan Ramadhan,,,semoga kita bermutasi menjadi manusia taqwa setelahnya dan selanjutnya ,,,, amiiiin^^

      • harumhutan said,

        berkah untuk para penjuall bunga dan warga sekitarnya yah po3🙂

        amiin..
        trimakasi,warga hutanpun mengucapkan hal yang sama wat neng putri 🙂

  29. ini tradisi daerah mana ya?
    alhamdulillah aku sudah menyempatkan diri mengunjungi makam alm kedua orang tuaku di medan

    • harumhutan said,

      sepertinya hampir setiap daerah *maap kalu salah sist

      syukurlaah🙂

  30. elmoudy said,

    kalau dikampungku namanya ruwahan wi3nd…
    dulu waktu masih kecil aku suka diajak ke makam..
    dan aku dulu seh gak begitu ngeh apa manfaatnya..
    skrg udah ngeri manfaatnya.. tapi masih blm siap untuk melakukan hal tsb.. maklumlah jauh dari kampung hehehe…

    eniwe… shoutmix ku masih blm tahu caranya mbalikinnya… jangan2 banyak temen2 yg ter-banned yaa… kl gitu ntar aku ganti aja shoutmixnya dg yg baru…

    • harumhutan said,

      ruwahan yah?

      imauw dari jawa tengahan yah.. he he..

      ndak papa mauw sing penting doanya🙂

      its oks,aku juga jarang ngeshout box kok mauw..🙂

  31. ceuceu said,

    aku biasanya nyekar ke alm ayahnya onit menjelang puasa..tp ga tiap tahun si.. klo pas ga bisa..cukup doa aja .. lagipula doa itu disampaikan tiap hari.. bagiku nyekar menjelang puasa hanya tradisi saja…

    • harumhutan said,

      yupz betul teh only tradition

      sebab doa bisa disampaikan dari amna sajah.

      ini maksudnya biar kita tahu rumah masa depan yang sesungguhnya yah teh🙂

  32. kanvasmaya said,

    tradisi ini emang bakal trus ada.. yang perlu di garis bawahin aja.. jangan ziarah hanya pas mo romadhan aja.. hari2 lain pun klo bisa harus..🙂

    met menyambut ramadhan🙂

    • wi3nd said,

      sama sama kanmay,happy ramadhan ya🙂

  33. Mamah Aline said,

    ruwahan atau nyadran juga berlaku di semua tempat ya, keluarga besar mamah tidak melakuaknnya hanya membersihkan dan merapikan untuk diziarahi pada hari lebaran wiend…

    • wi3nd said,

      mamah berarti pas iednyah yah mah🙂

  34. heny said,

    dulu…..waktu gue masih seumuran 8-12 tahun….nyokap sering banget ngajakin “nyekar” (istilah apa lagi tuh?? hihi)ke makam oma,opa dan saudara2 yg laen…. kalo’ skrg dah jarang…paling2 kirim do’a sehabis sholat aja tuk mereka2 yg gue sayang.

    sebenernya gue takut kl berkunjung ke pemakaman…coz’ jadi teringet kl antara hidup dan mati itu sebenarnya tipis banget jaraknya….😦

    • wi3nd said,

      justru bagus hen,untuk mengingatkan diri kita agar senantiasa berbuat baik dan mendekatkan diri padaNYA🙂

  35. brianhidayat said,

    met sore
    biasanya kel bri jg ziarah ke taman makam kalibata

  36. kemarin ini bunda dan ayah sengaja pulang kampung ke bukittinggi, utk membersihkan makan papa mertua.
    sekalian kopdar dgn bidadari bumi yang cantik dan baik hati di bukittinggi
    (* wi3nd pasti tau siapa khan? *)😀
    salam

  37. fety said,

    dulu saat kecil, menjelang ramadhan bersama keluarga bersihin makam kakek, mbak wi2nd. tapi sekarang hanya saat lebaran saja berkunjung ke makam kakek.

  38. kyaine said,

    nyadran ke makam kakek nenek sy lakukan ketika pas mudik lebaran. nyadran untuk mengingatkan diri klo kelak saya akan menyusul mereka.

  39. sebaiknya nyadran jangan selalu dilakukan disengajakan pada bulan ramadhan, karna dikhawatirkan menjadi ibadah bid’ah (karena dilakukan kontinu berulang kali dan disengajakan pada waktu ramadhan, sementara Rasulullah tidak pernah mencontohkan demikian).

    di saat ziarah kubur sendiri sebenarnya tidak diperkenankan untuk melakukan ibadah seperti membaca ayat-ayat suci Al Qur’an. di makam kita hanya boleh mendoakan agar orang yang meninggal tersebut diampuni dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya.
    untuk membaca ayat suci Al Quran kita lakukan di rumah saja.

    pesan Rasulullah, jangan jadikan makam sebagai tempat ibadah. jadi makam hanya kita kunjungi supaya kita sebagai manusia selalu mengingat mati, dan selalu ingat untuk selalu giat beribadah pada Allah SWT untuk mempersiapkan kematian kita.
    Wallahualam…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: