11 Agustus 2008

dihadapan oRang……

Posted in pusiKu.. tagged , , , pada 03:32 oleh harumhutan

Dihadapan orang yang kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang
indah
Dihadapan orang yang kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang
terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.

“Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta… ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang…. rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah
berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk
orang yang kamu sayangi. Mau menderita demi
kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan.”

 

 

 

 

 

 

[entis]

30 Komentar »

  1. dhie said,

    Dihadapan orang yang kau cintai,
    hasrat untuk memeluknya mengebu-gebu.

    Dengan kesetiaan yang ku miliki,
    ini menemanimu dalam mengarungi kehidupan ini.
    Tak akan pernah pupus oleh waktu,
    tak akan pernah usang oleh hujan,
    karena…… *apa yack?* 😉

  2. herdianto said,

    itu khan klo udah jadian.

    gimana klo blm jadian atau udah putusan, pasti beda rasanya

  3. yobel said,

    emang cinta bikin pusing

  4. fisha17 said,

    puisi untuk siapa?? 😀

  5. thegands said,

    wuww… puitis banget…

  6. kishandono said,

    kalo menurut gw urutannya malah suka, terus sayang, kemudian baru cinta. menurut gw aja sih, soalnya rasa sayang udah beberapa kali muncul tapi kalo cinta baru ama tuh manusia doang.

  7. agil said,

    apakah puisi ini untuk saya dan Dia?? *mata berkaca-kaca*

    Dihadapan orang yg kau cintai
    Kau takkan merasa bahagia sebelum..
    boker di celana dan…
    dapet pinjeman celana…

    Jika orang yg kau cintai menangis…
    Maka kau akan menangis juga disisinya…
    karena kepedesan makan siomay
    Jika orang yg kau cintai makan siomay…
    Kau akan minta dibayarin..

    -puisi ttg gw dan Dia-

  8. setelah baca tuh puisi, aku kok merasa berdiri di atas cermin
    skrg lg menunggu, dmn obat penyembuh luka itu berada (kok mlh curhat)

    yah met menikmati rasa itu deh…

  9. Johan said,

    Saya pernah punya perasaan seperti itu.

  10. syelviapoe3 said,

    Rasa suka-ku mengalir laksana sungai
    Indah…pelan…senyap
    Namun getarannya mampu menggetarkan rasa suka itu menjadi rasa cinta..

    *daku mencintai teman-temanku

  11. dihadapan orang yang kw cintai…
    “aku kok jadi tiba2 pengen EEK yak ??”

  12. insansains said,

    ^_^ cie.. cie…!!

    hatinya yang lagi berbunga-bunga… xixixixi..

    kabur ah, takut di timpuk…

  13. Syifa Aulia said,

    ga ada satupun orang yang gue cintai

    hanya segelintir yang bisa gue sukai

    tapi banyak yang bisa gue sayangi…

    hahahh nambah semangat gue, thx yahh :mrgreen:

  14. indah nian bait2 yang kau tuliskan

    salam salut 🙂

  15. Xnu_G said,

    Saat jatuh cinta tai kuda pun berasa coklat. (Bukannya pernah ngerasain ya tapi ibaratnya gituch…)

  16. angger said,

    kok bisa ya…nulis puisi sebaik itu?
    gmn caranya?

  17. nasruni said,

    semoga kita semakin cinta…
    pada Sang Pemilik Cinta… 😀

  18. tuteh said,

    puisi yang bagus 🙂
    *suer*

  19. bowbee said,

    Bagus euy puisinya…

    Saya juga pernah merasakannya, dulu sering buat puisi seperti ini…

    Kapankah saat-saat itu kan datang lagi, menyapa hati yang sekarang berteman sunyi ini…

  20. awi said,

    wow puitis banget, yah emang bener sih, kadang kalo udah sayang, kita rela berkorban apa aza untuk orang yang disayangi

  21. mata said,

    ehmm emmmm
    apalagi jatuh cinta yah..?

  22. sigid said,

    SEBELUM MENIKAH

    Kamu: Akhirnya…, aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama!

    Pasanganmu: Apakah kau rela, kalau aku pergi?

    Kamu: Tentu tidak! Jangan pernah kau berpikiran seperti itu.

    Pasanganmu: Apakah engkau mencintaiku?

    Kamu: Tentu! Selamanya akan tetap begitu!

    Pasanganmu: Apakah kau pernah selingkuh?

    Kamu: Tidak! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu.

    Pasanganmu: Maukah kau menciumku?

    Kamu: Ya.

    Pasanganmu: Sayangku…

    SETELAH 10 TAHUN MENIKAH
    [bacalah tulisan ini dari bawah ke atas!]

    ayo buktikan 😉

  23. wi3nd said,

    @ dhie:
    karena eh karena rasa sayang ituh kalee yaa..
    [sotoy.com]
    @ herdianto:
    gimana yakh?mmm..rasa ituh masihkah sama[nanya balik,heheh]
    @ yobel:
    masa seeh,dibikin fun ajah
    makasih da berkunjung..
    @ fisha17:
    siapa sajah y9 mu membaca
    @ thegands:
    woooww…iya yaa..baru nyadar
    @ kishandono:
    silahkan,up 2 u dech kis mengartikannya
    @ agil:
    *kasih tissu*
    emm..boleh dech good luck yaa
    @ herry setyono:
    *buka kotak P3K*
    mmm..hanya diri sendiri her obat yg paling ampuh yg bisa mengobati luka ituh,ayo semangaad..!!jangan terpuruk karna luka ituh…
    makasih sudah berkumjung
    @ johan:
    mmm…rasa ituh
    @ syelviapoe3:
    daku ju9a mencintai kalian,teman2Q..
    @ okta sihotang:
    *tuntun okta ke toilet*
    disitu okta,awas jgn salah yaa..
    @ insansains:
    *keluarin jaring laba2 ala spyderman*
    weits..nda bisa kabur…!!
    heheh..kok tau seeh..daku sedang berbunga2*tersipu malu*
    @ Syifa Aulia:
    yupz..you’re welcome syifa
    @ achoey sang khilaf:
    *tersipu sipu*
    makasih a’choey..kan belajar darimu hehhe
    salam juga
    @ Xnu_G:
    masa seeh?daku kok tidak yaaa..jijay dech
    makasih da berkunjung
    @ angger:
    iyaa..yaa..kok bisa yaa..?
    cari tau dg jarimu[kaya iklan heheh]
    makasih sudah berkunjung
    @ nasruni:
    Dialah cinta yang sesungguhnya
    @ tuteh:
    makasih teh
    @ bowbee:
    ayoo bee bikin lagi?saat ituh pasti datang jika bowbee mau membuka hati lagi,so lets find her
    @ awi:
    iya yaa..be9itulah cinta
    makasih sudah berkunjung
    @ mata:
    ehem..ahem..apa iya yaa?
    makasih sudah berkunjung
    @ sigid:
    nda mau akh,amit amit jangan sampe kejadian dech mas gid

  24. thegands said,

    puisiku keren juga loh… wkwkwkwk..

  25. nenyok said,

    Salam
    Makasih puisinya wi3end, gw tahu kok lu sayang banget ma gw, tenang aja, gw ga akan jauh dan tinggalin lo, selamanya..hmm itu janji gw, camkan!! *halah* 😉

  26. wi3nd said,

    @ thegands:
    iya keyeen gands,daku da baca:)
    @ nenyok:
    hiks terharu 🙂
    okeh nenyo daku kan ingat selalu:lol:

  27. ngodod said,

    wah…, mesti belum pernah patah hati. he3x…

  28. wi3nd said,

    @ ngodod:
    wadduuch..jangan dech berabe klu patah hati,dokter mahale..:)

  29. shavaat said,

    saat jatuh cinta, gula jawa serasa coklat cadburry *lebih manusiawi dibandingin t*i kucing, h2*

  30. wi3nd said,

    @ shavaat:
    bagiku gula jawa tetap sajah gula jawa:lol:
    makasih sudah berkunjung


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: