4 Juni 2008

Lintas melawai..

Posted in kuliner pada 02:10 oleh harumhutan

masih senja ketika tiba dikawasan melawai,suasana sudah mulai ramai,tampaknya kehidupan malam baru akan dimulai,inilah wajah jakarta yang tak pernah mati meski malam menjemput,diantara malam menjelang berkelanalah dua mahluk manis*ditimpuk*mencari makanan,dalam rangka memenuhi hoby berkuliner,dari hasil blogwalking rekomen kuliner jakarta,mampirlah kesalah satu sudut di melawai,”ayam bakar berkah”menjadi target utama,tak sulit menemukan tempat tsbt hanya dibuat bingung sejenak,karna disitu di tulis yang enak yang tenda kuning,nah loch kok tendana kuning semua!!sepertina belum di update neh blog heheh..sejauh mata memandang,lebih jauh lagi kok semakin siwer yakh,akhirnya ketemu juga,lalu duduklah mreka,order menu pada pelayan dan bertanya[salah satu trik disini harus bertanya berapa perporsinya,biar nda di getok harganya],disepakati menu andalan ayam goreng,dibuat heran dg penawaran,karna ayamnya ternyata satuan[ngebayangin makan ayam satu biji utuh pasti nda abis,gileee ajee]ternyata ayamna kecil,mreka pesen setengah porsi ajah,tak perlu menunggu lama pesananpun tiba,langsung di coba..hmm..rasana aneh,sungguh tak sedap,sambelnya nda enak,ayamna tak ada rasa,yakh terpaksa dimakan la wong da di pesen,intina sangat kecewa sekali,baru kale ini berkuliner dikecewakan,yang tidak biasa buat kami adalah,biasanya untuk lalapan temennya ayam goreng itukan sudah satu paket yakh[seperti di pecel ayam/lel yang dijual]nah disini tuch di bikin  perporsi,sebenernya ga masalah dg harga cuma kok rada aneh ajah,ga perlu makan waktu lama,sedikit ngebahas,kok lebih enak ayam goreng/bakarna bu tedy ato m’marni yang dikantin kantor yakh,sambelna lebih mantaaafff!!..apalagi sambel kecap dg cabe rawit,bawang dan tomat uummm..yummy bangeettt dach..!!ato menunya mbah jingkrak lebih mantaafff, jauuuh dg ayam bakar berkah yang tersohor di melawai,kok jadi mikir ini mah ayam bakar berkah yang tidak berkah buat sayah dan elly.. teruskan langkah menuju rumah yang sebentar lagi akan ditinggalkan,sementara malam bersambut melawaipun makin larut dg dunianya,selamat malam jakarta,teruskanlah perjuanganmu..[loch nda nyambung heheh]

  

3 Komentar »

  1. 3lly said,

    walaupun ayam berkah tidak seenak yg kita bayangkan setidaknya kita sudah membawa sedikit berkah tuk penjualnya halah….
    (sorry bu gw baru bergabung lagi nih….)

  2. wi3nd said,

    *hugh*
    welcome back elly..:)
    nah tu da bisa menerapkan salah satu dari ajaran esq,da bisa berbagi dg ikhlas heheh…

  3. dije said,

    masa sih ayam goreng berkah gak enak? mungkin salah pesen, bukan sama yg asli nya. karena sudah berpuluh tahun ayam goreng berkah sdh jd favorit keluarga aku smp skrg ini. ayamnya memang kecil, tp mantap bgt. sambel nya jg enak..
    kalau dibandingkan dgn ayam negeri berdaging tebal sih ya mmg kalah, wong ini ayam kampung muda. bumbu jg sederhana. tp buat aku tetep mantap banget.. sering aku pesan untuk acara2 keluarga, arisan, dsb.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: